Siap menyelenggarakan
Sertifikasi Kecakapan Operator Radio (SKOR)
Sertifikat dari Kemenkominfo
Home / April 2017 / Identifikasi dan Pengendalian Manajemen Risiko Perbankan Syariah

Identifikasi dan Pengendalian Manajemen Risiko Perbankan Syariah


DESKRIPSI

Perkembangan industri perbankan dan keuangan syariah di Indonesia semakin menjamur. Hal ini tentunya membentuk kesadaran yang semakin tinggi perihal teknik pengelolaan risiko yang diantisipasi akan muncul. Kegiatan perbankan dan keuangan syariah juga tidak terlepas dari risiko yang dapat mengganggu kelangsungan kegiatan rutin serta risiko dari karakteristik produk dan jasa perbankan/keuangan syariah itu sendiri.

Secara umum, risiko yang dihadapi perbankan syariah bisa diklasifikasikan menjadi dua bagian besar, yakni risiko yang sama dengan yang dihadapi bank konvensional, dan risiko yang memiliki keunikan tersendiri karena harus mengikuti prinsip-prinsip syariah. Risiko kredit, risiko pasar, risiko benchmark, risiko operasional, risiko likuiditas, dan risiko hukum, harus dihadapi bank syariah. Namun, karena harus mematuhi aturan syariah, risiko-risiko yang dihadapi bank syariah pun menjadi berbeda.

Bank syariah juga harus menghadapi risiko-risiko lain yang unik (khas). Risiko unik ini muncul karena isi neraca bank syariah yang berbeda dengan bank konvensional. Dalam hal ini pola bagi hasil (profit and loss sharing)yang dilakukan bank syariah menambah kemungkinan munculnya risiko-risiko lain, seperti withdrawal risk, fiduciary risk, dan displaced commercial risk.

Untuk mengelola risiko tersebut diperlukan fungsi identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko yang sesuai dengan kegiatan usaha perbankan dan keuangan syariah serta  penerapan dan pemeliharaan manajemen risiko perbankan syariah yang terintegrasi dan optimal. Dengan demikian prinsip perbankan syariah untuk mendapatkan hasil usaha yang sehat serta istiqomah dapat terwujud dengan seksama.

 

MANFAAT

  1. Mampu menerapkan proses manajemen risiko secara umum, khususnya pada bidang risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, dan risiko lainnya.
  2. Peserta memahami regulasi manajemen risiko bagi bank, menerapkan proses manajemen risiko pasar, risiko kredit, risiko operasional, dan risiko lainnya.
  3. Mampu menghitung risiko dan beban modal bank dengan metode standar dan internal.
  4. Meningkatkan kompetensi manajerial dan profesional bankir syariah agar dapat mengelola dan mengendalikan risiko secara efektif
  5. Dapat memahami regulasi manajemen risiko bagi bank, menerapkan proses manajemen risiko pasar, risiko kredit, risiko operasional, dan risiko lainnya.

 

MATERI

1. Islam dan Perbankan

– Definisi perbankan syariah

– Operasional perbankan syariah

– Perbankan Syariah vs Konvensional

– Taksonomi kontrak-kontrak dalam perbankan syariah

– Akad-akad (Transaksional) yang Sesuai Prinsip Syariah

2. Risiko dan Manajemen Risiko

– Kasus Kegagalan Manajemen Risiko

– Apakah Risiko?

– Proses Manajemen Risiko

– Aktivitas Manajemen Risiko

– Three Lines of Defense

– Faktor-faktor Risiko

– Tata Kelola Manajemen Risiko

– Pengaturan Manajemen Risiko

  • Basel
  • IFSB
  • BI & OJK

– Sepuluh aturan untuk manajemen risiko

3. Risiko Pada Bank

– Risiko-Risiko Yang Dihadapi Bank

– Risiko Unik Khusus Islamic Bank

– Risiko Tipikal Dalam Kontrak-Kontrak Perbankan Syariah

– Faktor-Faktor Risiko Perbankan Syariah

4. KPMM dan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Syariah di Indonesia

– Kewajiban Penyediaan Modal Minimum

– Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Syariah

5. Regulasi Manajemen Risiko: PBI No. 13/23/PBI/2011

– Penerapan Manajemen Risiko Secara Efektif

– Cakupan Penerapan Manajemen Risiko

– Pengawasan aktif Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah;

– Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit Manajemen Risiko;

– Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian Risiko serta sistem Informasi Manajemen Risiko

– Sistem pengendalian intern yang menyeluruh.

– Penerapan Manajemen Risiko yang mencakup 10 Risiko

  • Risiko Kredit;
  • Risiko Pasar;
  • Risiko Likuiditas;
  • Risiko Operasional;
  • Risiko Hukum;
  • Risiko Reputasi;
  • Risiko Stratejik;
  • Risiko Kepatuhan;
  • Risiko Imbal Hasil (rate of return risk); dan
  • Risiko Investasi (equity investment risk).

– Peringkat Risiko

  • 1 (Low);
  • 2 (Low to Moderate);
  • 3 (Moderate);
  • 4 (Moderate to High); dan
  • 5 (High).

– Implementasi/pelaksanaan Manajemen Risiko.

– Pelaporan Kepada Regulator

7. Optimalisasi Peran Dewan Pengawas Syariah

8. Supervisory Review, Disclosure, dan Governance

– Supervisory Review dan Persyaratan Pengungkapan bagi Bank

– Good Corporate Governance

9. Pendekatan Pengaturan untuk Perbankan Syariah

– Pendekatan Rekayasa Keuangan

– Pendekatan Pengembangan Kebijakan (Policy)

– Pendekatan Hybrid

 

METODE

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

 

FASILITAS

Training Kit

Flash disk

Handout

Certificate

Coffee Break 2X

Lunch 1X

Souvenir

Pick Up Participants (Khusus Yogyakarta)

 

Form Pre-Registrasi

Data Materi Training

Topik Training : Identifikasi dan Pengendalian Manajemen Risiko Perbankan Syariah
Link
*Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
*Nama Peserta Yang Didaftarkan

Personal Data

*Nama
*Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
*Nama Perusahaan
*Alamat Perusahaan
*Email Perusahaan
*Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
*Telepon Kantor
Ekstensi
*Handphone
* Harus di isi

About admin2

Check Also

Modern Office Administration and Filing System

28 - 30 Agustus 2018, Ibis Style Hotel, YogyakartaOBJECTIVE Memahami fungsi dan peran kantor dalam ...