Siap menyelenggarakan
Sertifikasi Kecakapan Operator Radio (SKOR)
Sertifikat dari Kemenkominfo
Home / Agustus 2016 / Risiko Reputasi Bank

Risiko Reputasi Bank


 

OVERVIEW

Sebagai unit usaha yang bergerak di bidang jasa yang highly regulated maka kepercayaan nasabah terhadap bank merupakan factor fundamental yang menentukan kesinambungan bisnis bank. Kepercayaan nasabah terhadap citra dan reputasi bank. Dengan demikian salah satu risiko yang dihadapi oleh perusahaan dan penting untuk dikelola adalah risiko reputasi (reputation risk).

Reputasi dapat diakui sebagai risiko itu sendiri atau sebagai konsekuensi yang diakibatkan risiko lain (risiko kredit, risiko pasar, risiko liquditas, risiko operasional, risiko hokum dan risiko strategic) atau keduanya. Risiko bisnis dan prosesnya dapat mempengaruhi reputasi, namun risiko reputasi secara umum meliputi peluang dan tantangan yang memiliki dimensi etis dan social (emosional) lebih besar dibandingkan dengan hanya risiko keuangan dan operasional semata.

Apabila risiko reputasi tidak dikelola dengan baik dan efektif, pada gilirannya akan berdampak luas pada kinerja bisnis. Reputasi bank yang buruk akan mendorong nasabah untuk beralih ke bank lain dengan reputasi yang lebih bersih. Dengan demikian, ancaman terhadap reputasi, baik nyata maupun persepsi, dapat menghancurkan nama baik perusahaan yang telah dibangun bertahun-tahun. Tidak berlebihan bila dikatakan risiko reputasi adalah persoalan hidup dan mati bank.

Dengan dasar pemikiran diatas dan tekad bank untuk mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang sehat (good corporate governance) dan melaksanakan fungsi identifikasi, pengukuran, pemantauan serta pengendalian risiko sesuai Peraturan Bank Indonesia No. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 tentang penerapan manajemen risiko reputasi. Hal tersebut dimaksudkan agar aktivitas usaha bank tidak menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuan bank atau yang dapat mengganggu kelangsungan usaha bank. Untk itu maka bank harus mengambil langkah-langkah persiapan pelaksanaan pengelolaan risiko reputasinya.

 

MATERI TRAINING

  1. Pemahaman, pengertian dan komunikasi secara efektif terhadap persepsi risiko reputasi sebagai modal dasar dalam mengantisipasi issue, mengelola risiko, lebih responsive dan diterima semua pihak sehingga mengurangi konflik, mendapatkan dukungan dan kepercayaan yang merupakan persyartan dasar untuk mendapatkan dukungan seluruh stakeholder dan memelihara loyalitas nasabah, investor dan pegawai.
  2. Implikasinya, ancaman terhadap reputasi harus diantispasi, dimengerti, ditangani dengan perencanaan yang matang. Dengan demikian upaya membangun kredibilitas (credibility) penghargaan (appreciation), pengakuan (recognition), citra (image)positif dalam rangka mengelola reputasi (reputation) perusahaan merupakan tanggung jawab semua unsure dalam perusahaan.
  3. Sebagai panduan tertib komunikasi dalam proses sosialisasi, promosi dan hubungan masyarakat, antara perseroan dengan lingkungan masyarakat diluar perseroan.
  4. Sarana membangun kredibilitas, reputasi, citra positif, penghargaan, dan pengakuan public atas keberadaan perseroan dalam masyarakat.
  5. Jembatan silahturahmi dan syair perusahaan dengan masyarakat maupun public internal (pemilik modal/ pemegang saham, dekom, direksi, DPS, karyawan dan keluarganya).

 

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

 

FACILITIES

Training Kit

Handout

Certificate

Lunch, 2 X Coffee Break

Souvenir

 

Form Pre-Registrasi

Data Materi Training

Topik Training : Risiko Reputasi Bank
Link
*Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
*Nama Peserta Yang Didaftarkan

Personal Data

*Nama
*Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
*Nama Perusahaan
*Alamat Perusahaan
*Email Perusahaan
*Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
*Telepon Kantor
Ekstensi
*Handphone
* Harus di isi

About admin2

Check Also

Training Needs Analysis (TNA)

28 - 30 Agustus 2018, The 1O1 Hotel, Yogyakarta07 - 09 Mei 2018, The 1O1 ...